Puisi Cinta Ku

Siapa aku?

~ Siapa aku? ~
Oleh : Feni Lintang Utari

Kata sebal sudah tak pernah kau dengarkan
Rasa ingin menangis sudah lelah kulakukan
Rasa kecewa sudah lelah aku katakan
Lantas apa yang harus aku lakukan?

Bukan kah ini sebuah perubahan ?
Mengecewakan !
Tapi tak adakah sepotong pengrtian
Untuk beriku kebahagiaan

Terkadang pagi menyinariku dengan senyuman
Tapi ketika malam kau buat itu jadi tangisan
Bisakah aku meraih kebahagiaan?
Aku menagis sendirian!

Skrng aku tak akan banyak kata
Tak menghiraukan lagi arti cinta
Aku harus menerima kalau ini nyata
Dan kau terserah mau belaku apa

Pasangan hati
Bisakah mengerti
Tentang perasaan ini
Karna aku yang tersakiti

Puisi Cinta Ku

Rintihan Hati

Biar semua ini aku rasakan dulu
Sampai saatnya engkau mengerti
Akan sebuah arti kesabaran
Atas kedukaan slama ini

Bukan memohon ku mau
Aku hanya inginkan perdamaian hati
Jangan buat aku mengeluh akan rasa
Biarkan aku bahagia dengan cinta

Kau tau aku tak kuasa
Tapi kau buat ku harus selalu cerita duka
Aku lelah jikalau aku ingatnya
Aku akan pergi dan terbang bersama rasa ini

Aku tak akan pula ingin kembali jika aku sudah lelah
Tapi aku akan meningalkan jejak jejak cinta yang kau abaikan
Biarkan aku melukiskan kesedihanku dengan rangkaian aksara yang kupunya untukmu
Walau tak seindah syair sang legenda tapi ini adanya

Puisi Kehidupan

Inikah Kenyataan

Tuhan
Kau tau yang kini hatiku raskan
Tercabik cabik oleh silet yang tajam
Menusuk hatiku sampai terdalam

Hati
Sabar ya sayang
Suatu saat kita akan terbang
Bersama mimpi dan harapan

Tuhan
Izinkan aku persembahkan
Rasa sakit ini untuk dihilangkan
Karna aku sudah tak sanggup dengan cobaan

Hati
Biarkan kita tersakiti untuk saat ini
Mungkin ia belum menyadari
Semua perkataan yang membuat ku mati

Tak Berkategori

TERSESAT DI HATI SANG BATU

TERSESAT DI HATI SANG BATU
Oleh : FENI LINTAN G UTARI

Waktu yang berputar lalu menegurku untuk mengingat itu
Kala aku dulu pernah bodoh untuk mencintai sang batu
Aku mati dan terkubur dalam rasa sakitku
Saat ku tau kau telah terhanyut dengan rayuan wanita yang aku pun tak tahu

Berjalan aku disudut ruang kasihmu yang lalu
Kita bahagia dengan cinta pelangi yang indah seperti sebuah irama dalam lagu
Kita menari dan melayang diatas awan โ€“ awan kebahagiaan
Namun sayang kebahagiaan itu kini hanya menjadi kenangan

Kasih , cinta , dan kasing sayang itu indah
Tapi kenapa mereka solah โ€“ olah hanya dijadikan panah
Untuk membidik sang amarah
Yang lalu hanya menitipkan sebuah luka di dalam sebuah kisah

Ku akui dulu aku tersesat dihati sang batu
Aku berlari dan taakan pernah kembali ketempat itu
Dimana disitu tumbuh sakit dihati tulusku
Dan aku percaya aku akan bahagia jika tak bersamamu