Tak Berkategori

dissaponted

oleh : Feni Lintang Utari

Dan tuan daur kembali
Menjadikanku lukisan malam
Mendiam dan tak berkutik
Hanya mampu menyaksikan
Gemerlapnya lampu diskotik
Tak seindah nyala dihatiku
Aku pasrah aku tak kuasa
Ku ingin Kembali
Bintang terang melihat ku tersenyum
Dibalik tembok tebal aku menangis
Aku merintih rasa perih

Ini lah ampas dari cinta
Daun kering lalu jatuh bersama tetesan air mata
Mengalir riang ditangkai hatiku
Aku sudah mencoba menghentikanya

Tapi tuan itu tak punya telinga.
Tidakah tuan paham akan kristal mata ini terjatuh
Yang menandakan aku sedang berduka atas tuan
Aku Hanya mampu membrontak hati

Karna bukan siapa siapa aku disini
Aku lukisan malam yang malang
Aku dapati nya bukan dengan memaling
Jika ingat lalu ingin hati aku kembalikan
Hati tuan untuk dia si bunga Bangkai pecundang!
#151114

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s